Jalan Hidup yang Indah untuk lebih Bahagia dan Sehat dengan Memakai Hati...
Reiki Tummo adalah Jalan Indah Menuju Hidup lebih Sehat dan Berbahagia Melalui Hati
News
11 Juli 2018
Retreat Bali October 2018
PENGUMUMAN RETREAT BALI 5-8 OKTOBER 2018 (HN, PENDALAMAN SPIRITUAL, MRT, MY) detail

» index berita
Testimonial
Yogi
Selamat atas terbentuknya Website PADMAJAYA 'Bali' ini. Semoga segala informasi yang disampaikan dapat menjadi sarana yang indah untuk membantu rekan2 Baru, Alumni maupun Umum untuk lebih sadar dan ta... detail

» lihat testimonial
» isi testimonial

#20 of 20 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow Erni Irawati, Arti Sebuah Kepasrahan

Sejak dari kelas 1 SMA hingga kuliah diperguruan tinggi saya sering mengalami sesak nafas, cepat lelah dan sakit kepala secara tiba-tiba. Namun menurut hasil pemeriksaan medis oleh dokter ahli saraf, tidak di temukan kelainan apapun pada diri saya. Gelombang emosi saya pun dinilai stabil.
     Rasa sesak biasanya muncul disertai rasa lemas pada sekujur tubuh saya, sehingga untuk makan pun saya merasa lelah apalagi berjalan atau naik tangga, sehingga bila rasa sesak muncul, saya harus dibantu oleh tabung oksigen yang besar untuk mengurangi rasa sesak tersebut. Apalagi saya kesal, marah dan sedih, …rasa sesak juga sering timbul dan biasanya diakhiri dengan tangan dan kaki yang kejang, kaku, serta dingin dan berwarna biru.
    Saya pernah mengikuti latihan pernafasan agar gangguan kesehatan tersebut sembuh, namun justru saya sering terlempar saat melakukan latihan dan seperti tidak dapat bernafas! Saya menjadi sangat sedih merasakan keadaan tubuh saya dan mulai merasa putus asa dan menjadi ampatis terhadap kesembuhan sakit saya.
    Demikian juga ketika ibu saya yang telah lebih dahulu ikut Rei Ki Tummo mengajak saya untuk ikut Rei Ki Tummo dapat membantu menyembuhkan sakit saya, walaupun akhirnya saya mengikuti Lokakarya  Rei Ki Tummo 1. Attutemment masal pada lokakarya Rei Ki Tummo atunement 1 membuat badan saya bergoyang-goyang dan semakin lama semakin kencang dan hati saya pun merasakan kesedihan yang dalam sekali. Pada attunement pribadi, saat seseorang master membuat simbol diatas kepala saya, tiba-tiba saya mengantuk dan menendang kursi-kursi yang ada di sekitar saya, hingga akhirnya saya dipisahkan dari peserta yang lain hingga akhirnya menjadi tenang.
    Konon dalam tubuh saya ternyata bermungkin banyak makhluk halus yang ketakutan ketika energi Illahi masuk kedalam tubuh saya. Ternyata makhluk-makhluk hitulah yang menyebabkan rasa sesak saya dan keluhan lainnya selama ini. Atas usul para master dan dengan persetujuan ibu saya, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti Lokakarya Rei Ki Tummo 2 keesokan harinya.
    Pada Attunement Rei Ki Tummo 2 saya mengalami kejadian yang lebih dari hari pertama. saya menjadi demikian besar untuk mengamuk, sehingga harus di pegangi dan di bawa keluar dari ruangan. Saya tidak mengerti mengapa saya menjadi bertenaga emikian. Saya menjadi seperti orang gila karena tidak dapat mengendalikan tubuh saya sendiri.
    Latihan grounding dan meditasi tummo setelah lokakarya yang harus dilakukan rutin selama 21 hari, tidak dapat saya lakukan, karena setiap kali saya melakukannya, tubuh saya berguncang semakin lama semakin keras, namun saya tetap mengikuti lokakarya Rei Ki Tummo 3A beberapa waktu kemudian. Ternyata saya dapat melalui attunement Rei Ki Tummo 3A tanpa mengamuk seperti attunement Rei Ki Tummo I dan II, namun di seluruh tubuh saya muncul bintik-bintik merah, dan tubuh saya terasa demam. Namun lagi-lagi hasil pemeriksaan medis menunjukan kelainan apapun. Saya dinyatakan sehat. Saat itu saya semakin tidak mengerti, apa yang terjadi sesungguhnya pada tubuh saya.
    Hanya saja, setiap kali saya melakukan latihan Rei Ki, saya merasakan dorongan untuk mengamuk, rasa benci dan marah memenuhi diri saya, sehingga saya pernah merasa tercekik, sesak dan mengamuk selama 1 jam. Saya jadi bertanya pada Tuhan, apa salah saya sehingga mengalami hal seperti ini? Sejak kecil saya hidup biasa saja dan tidak pernah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan agama, tidak pernah berhubungan dengan makhluk halus tidak pula memiliki jimat atau apapun. Mengapa dalam tubuh saya bermukim banyak makhluk lain? Mengapa saya mengalami cobaan yang seperti ini ? Dan mengapa Tuhan tidak mendengarkan doa saya saat sungguh saya membutuhkan pertolonganNya ? Saya sempat merasa bahwa Tuhan tidak mendengar doa saya, sampai suatu hari saya mendapat kabar dari bapak Djohan Tuanakakota mengenai retreat Pendalaman Spiritual di Bandung.
     Saya memutuskan untuk mengikuti acara tersebut. Pada kesempatan itu Bpk.Irmansyah secara khusus membantu makhluk-makhluk yang ada di tubuh saya untuk keluar memberikan kesadaran kepada mereka akan kasih Tuhan yang tidak terbatas akan kebesaran dan keindahan kasihNya, yang selalu membantu setiap makhluk untuk kembali ketempat dimana mereka seharusnya berada. Dan akhirnya mereka semua ke luar dari tubuh saya, untuk menuju ketempat yang lebih baik setelah mereka mulai dapat membuka hati dan membiarkan curahan kasih tuhan menghantar mereka ketempat yang lebih baik.

Terima kasih Tuhan … Terima kasih pak Irman….

    Masalah saya saat ini hanyalah satu …. Kemalasan! Disaat penderitaan lenyap di saat saya tidak lagi di ganggu oleh sakit ataupun makhluk-makhluk lain. Saya mulai sering sibuk dengan diri sendiri mulai malas berdoa, malas berlatih dan membiarkan emosi negatif  kemarahan, kesedihan, kesombongan dll) memenuhi diri saya. Jika hal itu terjadi cahaya yang melindungi saya menjadi memudar dan perlindungan terhadap diri saya pun menjadi lemah…kalau mengingat hal tersebut, saya merasa sangat menyesal terhadap diri sendiri yang begitu akrab dengan kemalasan, padahal kekuatan saya hanya dari Tuhan semata, saat saya membuka hati kepada Tuhan,…. Menikmati keindahan kasihnya dan menggantungkannya dari sepenuhnya kepada Tuhan. Saya berharap Tuhan selalu menguatkan dan membantu diri saya untuk dapat menghubungkan hati dan diri kepadaNya setiap saat dan lebih rajin lagi berlatih,….agar hati saya selalu terbukabagi Cahaya dan KasihNya yang berkelimpahan, agar saya dapat semakin pasrah kepadaNya…. Amin.

Terima kasih Tuhan
    
    Catatan redaksi : Kami di Padmajaya memang sangat berbeda dengan pihak-pihak lainnya yang membantu menyembuhkan / mengeluarkan makhluk-makhluk dengan kekuatan. Bagi kami di Padmajaya, pendekatan diri kepada Tuhan adalah yang terpenting. Bukankah Kasih Tuhan berkelimpahan setiap hari ? Kami di Padmajaya membimbing pasien untuk menyadari akan kebesaran dan Kasih Tuhan agar dapat membuka hati kepada Tuhan yang tidak hanya meninggalkan masalah fisik/mental/emosional/ lainnya, tetapai juga terpenting mendekatkan pasien/praktisi kepada Tuhan. Sesuatu yang sangat penting saat masih hidup maupun setelahnya,… untuk selamanya.
Product Scroller
Information
Search
Search:

KLINIK YAYASAN PADMAJAYA PERWAKILAN BALI
Ruko Istana Regency Blok L-10
Jalan Bypass Ngurah Rai (sebelah Barat Lottemart)
Banjar Pesanggaran
Denpasar, Bali. 80223

(62 361) 727835, +62817727835
bali@padmajaya.com
www.Padmajaya.com/Bali


Toko Online