Jalan Hidup yang Indah untuk lebih Bahagia dan Sehat dengan Memakai Hati...
Reiki Tummo adalah Jalan Indah Menuju Hidup lebih Sehat dan Berbahagia Melalui Hati
News
11 Maret 2017
Lokakarya Reiki Tummo 1, MedKun, 2 & 3A
Dengan Sepenuh Rasa Syukur dan Kebahagian, Padmajaya Bali Perwakilan Bali akan mengadakan Lokakarya Reiki Tummo 1, Meditasi, Kundalini, 2 dan 3A pada Tanggal 11-12 Maret 2017 Padmajaya Bali, Untuk Info Lokakarya bisa hubungi: 0817727835

» index berita
Testimonial
Yogi
Selamat atas terbentuknya Website PADMAJAYA 'Bali' ini. Semoga segala informasi yang disampaikan dapat menjadi sarana yang indah untuk membantu rekan2 Baru, Alumni maupun Umum untuk lebih sadar dan ta... detail

» lihat testimonial
» isi testimonial

#9 of 10 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow Otoritas Attunment

Pertanyaan Alumni :
Dear pak Rama:-)

Saya sering membaca statement pak Rama tentang "hak atau punya otoritas yang sah" (dalam kasus ini hak untuk membangkitkan kundalini). Maklum saya  masih banyak pakai otak dan belum mahir pakai hati. Bolehkah jika diibaratkan dengan sebidang tanah, maka yang berhak terhadap tanah itu adalah yang punya sertifikat. Nah yang mengeluarkan sertifikat didunia nyata ini adalah pemerintah, kemudian kalau didunia maya siapakah yang punya hak?, apakah Tuhan YME?, sedangkan tidak semua orang yang bisa melihatnya sehingga bisa  timbul kondisi dimana mereka masing-masing merasa punya hak.
Apakah yang dimaksud dengan punya hak/otoritas disini adalah: "orang yang  benar-benar skill dan ahli dibidang tersebut dan tahu tata cara  membangkitkan kundalini secara benar dan profesional serta tanpa berdampak samping?  sehingga tidak menimbulkan dampak samping?. Rasanya kalau istilah itu mudah diterima awam seperti kami. Maksud saya akan lebih mudah menerangkan ke anak saya yang juga barus
masuk reiki.

Terima kasih pencerahannya:)
Salam :)

Jawaban Master :
Dear Bu Rita :-)

Pertanyaan yang bagus Bu. Saya coba jelaskan di bawah ini.

Pertama-tama, kalau saya menulis hanya hati dan Hati Nurani yang tahu, maka itu tolong diterjemahkan bahwa saya mengundang dan menyarankan rekan-rekan semua untuk menggunakan hati dan Hati Nuraninya. Karena setiap manusia diberi hati dan Hati Nurani oleh Tuhan YME, maka tentu setiap manusia bisa menggunakan hati dan Hati Nuraninya. Malah ini sangat dianjurkan, karena untuk menyadari hal-hal yang bersifat
non-fisik, seperti hati, Otoritas attunement, otoritas pembangkitan Kundalini dan bahkan Kasih Tuhan dan sejenisnya, tentu tidak cocok/tidak bijaksana kalau kita coba pakai akal pikiran saja.
Jadi, Ibu juga tidak perlu merasa belum bisa dan sejenisnya, karena kita semua masih sama-sama belajar, maka sangat baik untuk saling mengingatkan dan mengajak. Kalau tunggu sudah bisa dulu, maka bisa
terlambat nanti. Kapan bisanya kalau kita tidak mau coba latih setiap hari.
Kedua, Hak atau Otoritas Spiritual ini ya kira2 demikianlah. Semua ini  ada yang punya. Planet Bumi ini jelas punya Tuhan. Kalau ada yang tanya Tuhan yang mana, kok tidak kelihatan dan sebagainya, maka jawabnya jelas jangan pakai otak dan akal pikiran saja untuk mengenaliNya. Kalau masih ngotot mau pakai otak saja, ya jangan diladeni, karena itu sama dengan ngotot mau lihat bintang pakai mikroskop, padahal sudah diberi teleskop :-) Sampai dunia kiamat juga tidak akan bisa:-) Malah salah kalau kita ladeni setelah kita coba kasih pengertian yang  benar, karena kita hanya menguatkan akal pikirannya. Lebih baik kita
pasrahkan pada Tuhan supaya ybs bisa belajar pasrah juga.

Karena Maha PengasihNya Tuhan, maka semuanya yang kita butuhkan, termasuk agar Kundalini dan cakra2 kita bisa dibuka dengan benar dan mudah, itu juga sudah disediakan caranya. Selama ini semua cara lain
yang dicoba dibuat manusia, selalu lebih lama dan sulit serta beresiko. Sedangkan cara yang sudah disediakan oleh Tuhan sangat indah, cepat dan
aman.

Untuk bisa memakai cara yang sudah disediakan oleh Tuhan, Tuhan juga sudah menyediakan aturan mainnya atau protokolnya. Misalnya, siapa saja  yang sudah memenuhi syarat minimal untuk bisa menerima hak pembangkitan Kundalini, karena hasil latihan2 ybs sebelumnya dan ketekunannya dan rasa syukurnya yang bagus misalnya, maka Tuhan akan anugrahkan
hak/otoritas tersebut. Nah, pemberian hak tersebut bukan tanpa tanggung jawab. Tanggung jawabnya adalah membagikan kepada sesama, juga menurut  aturan yang sudah disediakan, agar semuanya berjalan sesuai Kehendak Tuhan....Semua ada aturan mainnya, tetapi ya tidak bisa dikenali kalau hanya pakai otak/akal pikiran. Harus akal budi (hati dan hati Nurani)
yang dipakai, baru bisa jelas.

Dalam hidup sehari-hari, hak ini lebih mirip ke hak karena jabatan, bukan seperti selembar ijasah atau sertifikat atau SIM (Surat Ijin Mengemudi). Kalau itu lebih cenderung ke skill/keahlian yang melekat
pada diri ybs. Hak yang saya maksud di sini lebih kepada otoritas karena jabatan. Misalnya hak seorang Direktur Keuangan untuk menanda tangani cek perusahaan dan menarik uang sejumlah katakanlah Rp. 100 juta dari rekening perusahaan. Nah, orang yang sama, kalau sudah tidak menjabat  lagi, meskipun tanda tangannya masih sama, tentu tidak bisa lagi dipakai untuk tarik uang, karena jabatan sudah berakhir. Nah, kira2 hak yang sama maksud di sini lebih mirip begitu, bisa saja ditarik lagi jika yang bersangkutan tidak melakukan tanggung jawabnya dengan benar. jadi ini beda dengan sertifikat keahlian.
Untuk contoh, seorang Reiki Master dari Yayasan Padmajaya. Selama yang bersangkutan masih "bekerja" untuk Padmajaya, maka hak attunementnya masih melekat. Tapi meskipun ybs sudah memberi attunement di Padmajaya selama 8 tahun dan tentunya hapal benar semua tahapan attunement agar Kundalini bangkit, tapi jika yang bersangkutan keluar dari Padmajaya, maka hasil attunementnya tidak akan sama lagi, alias hilang semua haknya. Jadi ini tidak sama dengan keahlian.

Demikian Bu, semoga jelas.
Yang penting kita sadari, semua hal spiritual yang benar itu ada aturan main yang sudah disediakan oleh Tuhan YME, bukan hasil karya Pak Irmansyah atau Padmajaya. Hati dan Hati Nurani setiap manusia bisa
periksa kebenaran ini. Ini bukan untuk main-main.

NB:
Anak Ibu yang sudah ikut Reiki, rasanya gak akan tanya sampai ke situ deh :-) Diajak sering2 senyum dan ikut perasaan saja Bud, pasti tidak banyak
tanya :-)

WLL,:-)
Rama

Sumber : Milist  : Alumni_Tummo@yahoogroups.com
Product Scroller
Information
Search
Search:

KLINIK YAYASAN PADMAJAYA PERWAKILAN BALI
Ruko Istana Regency Blok L-10
Jalan Bypass Ngurah Rai (sebelah Barat Lottemart)
Banjar Pesanggaran
Denpasar, Bali. 80223

(62 361) 727835, +62817727835
bali@padmajaya.com
www.Padmajaya.com/Bali


Toko Online